Selasa, 24 Februari 2009

Pilih Ketat biar Lebih Press Body

. Selasa, 24 Februari 2009

GEJOLAK krisis finansial yang mengguncang dunia memang sempat melumpuhkan berbagai sentra industri. Bahkan, imbasnya sampai saat ini tetap dirasakan, Salah satunya industri garmen yang mengandalkan bahan baku impor. Tidak sedikit industri garmen yang kolaps karena tertekan tingginya biaya operasional. Tidak sedikit juga karyawan yang berada di ambang PHK (putus hubungan kerja).
Kendati begitu, tampaknya perkembangan mode tetap tidak tergeserkan. Dari waktu ke waktu ada saja tren baru yang muncul. Baik di kota-kota besar seperti Kota Malang ini. Jika di era lahun 60-an mode yang tren adalah celana cut bray, maka era 1990-an sudah berganti dengan celana model pita atau lurus.

Lalu memasuki era 2000-an, ce¬lana model pita dengan desain hip¬ster atau celana tanpa ban masih cukup berjaya. Tapi kemudian, model itu pun tergeser dengan lagging alias celana berbentuk a-line press body karena bahannya dari kain jeans lentur.

Legging Lebih Cocok dengan Budaya Indonesia
Ada juga model legging dari bahan kain katun. Sampai saat ini legging rupanya mampu mengalahkan model-model cela¬na pendahulunya.
Terbukti, legging tak hanya dilirik kaum hawa saja, tapi juga para kaum adam. Puluhan gerai pakaian di Kota Malang, mulai yang industri fashion rumahan, distro, sampai mal juga diserbu model celana panjang yang satu ini. Dan tentu saja, banyak alasan kaum muda maupun tua menggilai legging. "Merasa lebih pede (percaya diri) saja," ujar Puspita Wardhani, salah satu mahasiswa PTN di Kota Malang.
Dibanding calana model lain, kata Puspita, koleksi legging-nya lebih banyak. Meski tidak sedikit juga celana biasa yang disimpan di dalam lemari pakaiannya. Namun, untuk pergi ke kampus atau acara lainnya, dia mengaku merasa lebih nyaman ber-legging.
Walaupun sebenarnya model ini lebih press body. "Yang penting enak dipakai. Saya tidak pernah berpikir bahwa legging sangat ketat dan menonjolkan bentuk kaki," bebernya.
Senada dengan Puspita, Rini Widyastuti juga mengatakan sedang demam legging. Padahal, sebelum celana itu keluar di pasaran, dia juga tidak pernah mencoba yang namanya bercelana ketat dan pas badan, "Awalnya hanya coba-coba karena keseringan lihat teman pakai legging. Kok kelihatan seksi," kata Rini yang juga mahasiswa di Malang.
Pengamat fashion asal Kota Malang Wiyani Damayanti tidak menyalahkan tren remaja wanita sekarang. Karena sebenarnya perputaran mode tidak pernah mengalami lompatan ekstrem. Dari waktu ke waktu, model celana panjang selalu befmula dari cut bray, kemudian beralih ke model kombor (kulot), model pita atau lurus, dan legging. "Ini sudah paten di dunia fashion. Tidak mungkin distributor melakukan lompatan model dengan melangkahi model seharusnya," beber lulusan ESMOD Paris, Francis, itu.
Untuk Indonesia, kata Wiyani, legging memang cukup populer. Padahal, jika melihat di negara-negara yang selama ini menjadi kiblat fashion, seperti Prancis dan Inggris, tren legging mulai bergeser dan digantikan model pita atau lurus. Pergeseran itu, menurut Yani - sapaan akrab Wiyani - tampak dari peragaan busana winter (musim dingin) beberapa waktu lalu.
"Jika mengikuti pergerakan mode, harusnya Indonesia-juga sudah bergeser pada model ce¬lana lurus yang tidak terlalu ke¬tat," terang wanita yang kini mengajar di sekolah Fashion bernama Lavalle International College, Surabaya itu.
Tapi rupanya, lanjut Yani, legging di Indonesia tetap berjaya. Mungkin itu karena permintaan customer sangat tinggi. Selain itu, mungkin karena legging lebih cocok dengan budaya Indonesia karena bisa menyentuh semua kalangan. Termasuk, para muslimah yang ingin tampil modis.
"Saya lihat banyak perempuan berjilbab mengenakan legging dengan atasan menutup sampai lutut. Cukup indah untuk dilihat," kata wanita yang menjadi designer part time di salah satu perusahaan garmen di wilayah Gresik ini.
Kondisi itu, kata Yani, juga sempat melanda Prancis era 1993. Saat itu, sepatu hak tinggi model wedges itu selama satu se-tengah dekade lebih tidak pernah tergantikan. Tapi, kini sepatu model wedges mucul lagi. "Per¬geseran tren sepatu atau sandal memang lebih lama, tapi kalau model fashion cepat bergulir," terangnya.
Melihat langgengnya model legging, Yani memprediksi mo¬del celana ketat a-line ini akan menjadi basic celana jeans mau¬pun kain di Indonesia. Artinya, ketika model telah bergeser, legging masih tetap menghiasi pasaran. (nen/hap/war)
Radar Malang-Edisi 19-Peb-09’

32 komentar:

balidreamhome mengatakan...

hmmm sarung juga mode yang tak lekang diterjang zaman he he...

udah lama juga aku gak pulkam nih :-)

Wisata SEO Sadau mengatakan...

Aneh2 aj namanya legging. Tetap cinta batik..

Pinjal Dudul mengatakan...

hehehe sarung mau pos kampling yaaaa =))

Swine Flu Advisory mengatakan...

Jika kita harus mengikuti mode dan trend fashion, kaya'nya g ada habisnya deh mas. Kecuali buat yang memang berhubungan secara langsung dengan dunia itu, misalnya model.
Buat jaga penampilan, penting... Tapi kalau harus updating terus dunia fashion kaya'nya saya mundur deh.

Stop Dreaming Start Action mengatakan...

Kl mau mengikuti mode harus disesuaikan juga dengan bentuk tubuh dan keseehatan biar pantes diliat.

Blogger Toraya mengatakan...

Kalo saya cari yang Bagus dan Murah... ga perlu mahal dan bermerek

Stop Dreaming Start Action mengatakan...

gw setuju dengan adanya perubahan mode pada celana Om..;)

wisata seo sadau mengatakan...

Yang penting mana yg pantes buat badan aja mas :D

Jagal Abilawa mengatakan...

duh, kalau cowo pake legging, gmn yak hehehee

sheero mengatakan...

Legging.... tadinya gak mudeng setelah baca owk dikit dikit tau maksudnya :)) bisaaaaa aja

belajar SEO mengatakan...

posting yg aneh tp mengena juga. yg cocok aja deh buat om. ok.

moratmarit mengatakan...

coba om pake legging..:))

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang mengatakan...

Pake legging? Oh noo... gak deh gw :D

Sajo mengatakan...

Ditunggu postingan selanjutnya..!!!

Business Plan mengatakan...

Saya juga punya... :)
memang lebih enak kok dipake..

Sopir Angkot mengatakan...

Ampun deh kalo saiia suruh pake legging....

Kontes SEO dbs-pulsa.com Agen Pulsa Elektronik mengatakan...

kalo terlalu ketat keliatan kerempengnya =))

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang mengatakan...

nitip link ya mas
Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

BungErik mengatakan...

Ketat emang uhuy

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Kayaknya emang lagi model nih sekarang...

ghenbiu mengatakan...

update lagi dong

Bos mengatakan...

Bagus sekali semua postingan yang ada disini, aku suka banget...

faris vio mengatakan...

wah wahh.. moga laris manis.. hehe

astaga.com lifestyle on the net mengatakan...

BTW, legging itu yg kayak gimana sih bentuknya? waaaa, ane kagak ngarti dah.. hahaah.. kuper dah.. hihihi.. CMIW, akanglil

sinjay school mengatakan...

coba pake sarung aja

http://caktakim.info mengatakan...

wow artikel yang unik nih

Warna Tulisan mengatakan...

he3x legging itu kegemaran anak-ku sob ...

4shared mp3 download mengatakan...

very informative posts and with great resource which is really great for my site, thanks for sharing & happy blogging

Foredi mengatakan...

Smoga bermanfaat sob sharingnya ini khususnya mereka yg suka modelis

SEO Company in India mengatakan...

hi mate this is often fascinating article will make certain I verify your posts greater often! honestly interesting content.whether anybody has an interesting articles you are able to part using me.each method sick be subscribing into your feed and I wish you publish once again soon.thanks targeted sharing good data.regards,

News Games and Sports mengatakan...

Nice info ...

Shella mengatakan...

Cwok pantes gk ya pakai Legging :D

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

Silahkan Isikan Komentar Anda:

 
TovaZone is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com